BiaTauAja : Proses Pembuatan Korek Api Kayu

4912172_20140205034017

Pada tahun 1800an, baja, batu geretan, dan sabuk/kawulmsih digunakan untuk membuat api. Korek api pertama yang yg memakai fosfor dibuat pada tahun 1830an. Korek api disimpan pada sebuah kotak spesial karena dapat terbakar pada permukaan apapun.
Pada 1844, Profesor Gustaf Erik Pasch mengganti fosfor kuning yang beracun dengan fosfor merah yang tidak beracun. Dia juga memisahkan ramuan bahan kimia untuk ujung korek api dan meletakkan fosfor pada permukaan untuk digesek pada kotak luarnya. Korek api yang aman telah tercipta. Ini adalah sebuah hasil penemuan yang berarti dan penting, yang membuat Swedia terkenal di dunia. Sayang sekali, produksinya sungguh sulit dan mahal.

Pada tahun 1864, insinyur yang lebih tua 28 tahun, Alexander Lagerman mendesign korek api mesin otomatis yang pertama. Pada waktu itu, produksi yang menggunakan tangan atau secara manual berganti menjadi produksi massa, korek api yang aman dari korek api JONKOPING (swedia) diekspor keseluruh dunia dan menjadi terkenal di dunia.
Pada 1868, perusahaan korek api Vulcan AB ditemukan di Tidaholm, swedia. Sekarang, perusahaan Tidaholm, dimiliki oleh Swedish Macth, yang dianggap jalur produksinya memiliki teknologi paling yang paling berkembang dalam korek api di dunia. Pemikiran tentang Lingkungan adalah bagian yang sangat penting dalam proses menghasilkan produksi dan bahan kimia sudah diganti, kotak korek api sudah terbuat dari kertas yang didaur ulang.

Ada juga beberapa pendapat lain mengenai Korek api…

Sebatang korek api terdiri dari batang kayu yang salah satu ujungnya ditutupi dengan suatu bahan yang umumnya fosfor yang akan menghasilkan nyala api karena gesekan ketika digesekkan terhadap satu permukaan khusus.

Bangsa Tiongkok sejak 577 telah mengembangkan korek api sederhana yang terbuat dari batang kayu yang mengadung belerang. Korek api modern pertama ditemukan tahun 1805 oleh K. Chancel, asisten Profesor L. J. Thénard di Paris. Kepala korek api merupakan campuran potasium klorat, belerang, gula dan karet. Korek api ini dinyalakan dengan menyelupkannya ke dalam botol asbes yang berisi asam sulfat. Korek api ini tergolong mahal pada saat itu dan penggunaannya berbahaya sehingga tidak mendapatkan popularitas.

Korek api yang dinyalakan dengan digesek pertama kali ditemukan oleh kimiawan Inggris John Walker tahun 1827. Penemuan tersebut diawali oleh Robert Boyle tahun 1680-an dengan campuran fosfor dan belerang, tetapi usahanya pada waktu itu belum mencapai hasil yang memuaskan. Walker menemukan campuran antimon (III) sulfida, potasium klorat, natural gum, dan pati dapat dinyalakan dengan menggesekkannya pada permukaan kasar.

nah sekarang , kita akan melihat langsung proses pembuatan korek apinya, di Rusia pabrik “FASCO”


Pabrik Fasco

4912172_20140205031425

Ini batang kayu yang akan dijadikan batang korek api

4912172_20140205031754

Tahap awal, kayu-kayu dimasukkan ke dalam Mesin pemotong

4912172_20140205032428

Kayu dibentuk menjadi lembaran tipis agar mudah dibentuk lagi menjadi batang-batang korek api yang keci

4912172_20140205032552


kemudian kayu yang tadi berbentuk lembaran tipis, dipotong menggunakan mesin agar menjadi batang-batang kecil

4912172_20140205032733

berubah menjadi batang2 korek

4912172_20140205032853

Setelah itu dimasukkan kedalam kardus,untuk memper mudah proses selanjutnya

4912172_20140205033003

Berbatang-batang korek disusun sedemikian rupa, untuk merendamnya di dalam larutan asam ortofosfat, setelah itu disempurnakan bentuk kepala koreknya dengan merendamnya lagi di dalam larutan belerang

4912172_20140205033911

Sebelum dimasukkan ke dalam kotak korek api, batang korek di diamkan terlebih dahulu agar kering

4912172_20140205034017

Sementara menunggu batang koreknya kering, maka mereka memproduksi kotak koreknya, ini adalah cetakan untuk mencetak kotak korek api

4912172_20140205034112

Tinta digunakan untuk memberi warna pada pencetakan, kotak korek api

4912172_20140205034152

Mesin pencetak kotak korek api

4912172_20140205034240

4912172_20140205034330

Hasil cetak

4912172_20140205034358

4912172_20140205034519

Packing

4912172_20140205034704

kotak korek yang sudah berisi di kirim ke tempat pengemasan

4912172_20140205034739

Dikumpulkan dalam keranjang besar
4912172_20140205034840
Kemudian korek api dikemas dengan plastik ,untuk dimasukkan kedalam kardus
4912172_20140205034918
Dan siap untuk dikirim
4912172_20140205034950
yupazq.blogspot.com  (sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>